Nasehat Imam Syafi’i (1)

  1. Belajarlah sebelum memegang  jabatan, karena sesudah memegang jabatan maka tak ada lagi kesempatan untuk belajar.
  2. Bukanlah saudaramu jika Anda mencari muka padanya.
  3. Ilmu lebih utama dari pada shalat sunnah.
  4. Ridha manusia itu adalah tujuan yang tidak mudah diraih. Apa yang aku katakan kepadamu hanyalah sebuah nasehat. Jalan untuk selamat itu bukan dari manusia. Perhatikanlah apa yang bisa memperbaikimu. Lakukanlah dan tinggalkanlah manusia beserta apa yang ia punyai.
  5. Persaudaraan sejati adalah menerima kekurangan saudaranya, menutupi kelemahannya, dan memaafkan kesalahannya.
  6. Siapa yang ingin menggapai dunia, gapailah dengan ilmu. Siapa yang ingin menggapai akhirat gapailah juga dengan ilmu.
  7. Belum lengkap, jika seseorang mencari ilmu tidak mengalami kefakiran. Sungguh saya sendiripun susah mencari kertas.
  8. Siapa yang mencari ilmu hendaknya berlaku teliti. Jika tidak, maka hilanglah akurasi ilmu itu.
  9. Kesuksesan adalah perhiasan. Ia menjelma dari budi pekerti yang mulia.
  10. Kelemahan ulama adalah kurang berusaha. Kelemahan orang bodah adalah tidak mau bersusah payah.
  11. Orang yang ketaqwaan tidak sanggup membuatnya mulia, maka ia memang tidak berhak meraih kemuliaan.
  12. Siapa yang dihambakan oleh nafsu duniawi, maka ia akan menjadi hamba syahwat.
  13. Kecerdasan manusia itu melebihi kecerdikan binatang.
  14. Seandainya aku tahu bahwa meminum air dingin itu akan merusak kepribadianku maka aku tidak akan meminumnya.
  15. Kewibawaan seseorang terletak pada kesungguhannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: