Sebab-sebab Turunnya Bala’ (Musibah)

Turunnya bala’ disebabkan hal-hal sebagai berikut :

1. Meninggalkan Al Qur’an

2. Berpaling dari mengingat Allah

3. Menyia-nyiakan waktu atau mengganggur

4. Memakan yang haram

5. Lalai (akan kematian)

Meninggalkan Al Qur’an

Sekarang ini, Al Qur’an semakin ditinggalkan oleh umat Islam sendiri, menganggap Al Qur’an sebagai sesuatu yang ketinggalan zaman. Ibnu Qayyim berkata. “Sesungguhnya bentuk meninggalkan dan mengabaikan Al Qur’an itu bermacam-macam :

  • Malas mendengarkan Al Qur’an, bahkan sudah tidak mau lagi mengimaninya dan memperhatikannya.
  • Tidak mau mengamalkan Al-Qur’an dalam semua lini kehidupannya, tidak mempedulikan halal dan haram.
  • Merasa berat menjadikan Al Qur’an sebagai hakim (yang mengatur segala aspek kehidupan)
  • Enggan untuk mentadaburi Al Qur’an, memahaminya dan mengetahui maknanya.
  • Tidak mau berobat dengan Al Qur’an  dalam penyembuhan semua bentuk penyakit hati, namun mencari kesembuhan dari selain Al Qur’an.

Berpaling dari Mengingat Allah

Allah SWT berfirman :

“Barangsiapa berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Dia berkata, “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulu adalah seorang yang melihat ?”, Allah berfirman, “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, tetapi kamu melupakannya dan begitu (pula) pada hari ini kamu pun dilupakan.” (QS  Thaha : 124 -126)

Menyia-nyiakan Waktu (Menganggur)

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata , “Nabi SAW bersabda, “Ada dua kenikmatan yang kebanyakan manusia tertipu olehnya, nikmat sehat dan nikmat waktu senggang.” (HR Bukhari)

Pengangguran merupakan penyebab utama berbagai macam penyakit jiwa, menimbulkan keraguan dalam diri manusia dan memicu manusia mengerjakan perbuatan yang kurang baik dan keji.

Imam Syafii berkata, “Apabila dirimu tidak disibukkan dengan memperjuangkan dan membela kebenaran, maka dirimu akan didibukkan dengan mengerjakan perbuatan-perbuatan yang keji.”

Memakan yang Haram

Abu Hurairah ra bercerita, “Rasulullah SAW bersabda,

“Wahai manusia, sesungguhnya Allah Mahabaik, Dia tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman seperti yang diperintahkan kepada para rasul. Allah berfirman, “Hai rasul-rasul, makanlah makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” Dan firmanNya, “Wahai orang-orang yang beriman, makanlah yang baik-baik dari apa yang Kami anugerahkan kepadamu.” Abu Hurairah berkata, “Kemudian Nabi SAW menuturkan, ada seorang  yang menempuh perjalanan panjang dengan rambut yang kusut dan pakaian yang berdebu, ia mengulurkan tangannya ke arah langit,  sambil berkata, “Wahai Rabbku, wahai Rabbku, padahal makanan yang dimakannya dari hasil haram, pakaian yang dipakainya dari hasil yang haram, mimuman yang diminumnya dari hasil yang haram pula. Bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan ?” (HR Ad Darimi, Muslim, Tirmidzi dan Ahmad)

Lalai (akan kematian)

Umar ra berkata, “Orang-orang yang melalaikan Allah rawan mendapatkan cobaan.”

Ada pula yang mengatakan, “Betapa banyak orang yang lalai (tehadap kematian), tetapi (kematian) tidak akan lalai mendatangi mereka. Dan betapa banyak orang yang tertawa terbahak-bahak hingga memenuhi mulutnya, padahal kematian selalu mengejarnya.”

One response to this post.

  1. Posted by Jabal Nur Hakim on 26 Desember 2010 at 07:03

    sepertinya memang manusia di Indonesia memilh menggunakan KUHP yg konon buatan Belanda, dan tidak mau menggunakan hukum Islam yg dituangkan Allah dalam Al Qur’an. Maka tinggal menunggu bala’ demi bala’ yg ber-tubi2

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: