Rezeki Yang Telah Ditetapkan

Sesuatu yang telah dijamin sekaligus  dimintai pertanggungjawaban oleh Allah swt adalah rezeki. Pertanggungjawaban itu yaitu menempatkan harta yang diberikan Allah kepada kita sebagai sarana untuk beribadah. Perlakukan harta untuk memenuhi kebutuhan hidup kita dan bermanfaat pula bagi orang lain.

Harta yang kita peroleh  akan ditarik kembali oleh Allah swt, jika harta tersebut tidak memberikan manfaat bagi agama dan orang lain yang berhak menerimanya. Allah swt akan ridha apabila rezeki itu akan menghidupkan syariat dan kesejahteraan para hamba Allah. Allah swt akan murka apabila rezeki itu jatuh ke tempat maksiat.

Di dalam mencari rezeki di dunia ini, Allah swt tidak memaksa manusia agar mendapatkan harta yang berlimpah-limpah. Manusia diberi kesempatan memenuhi kebutuhan hidupnya menurut kemampuan masing-masing. Yang diajarkan oleh Islam adalah kita tidak boleh bersikap berlebih-lebihan. Karena sikap ini akan membawa kepada ketamakan.

Orang mukmin ketika mencari rezeki selalu memperhatikan cara ber-muamalah, sikap hati-hati, serta mampu membedakan antara yang halal dan yang haram. Allah swt berfirman, “Perintahlah keluargamu mendirikan shalat, dan berlaku tabahlah menghadapi hidup. Tak perlu kamu bertanya soal rezeki”. (QS Al-Isra’ : 13). Kesungguhan manusia untuk berusaha dan memohon dari Allah sangat dituntut. Pemberian Allah swt kepada manusia sesuai dengan ketaatan manusia kepada Allah swt.

Rezeki sebagai pemberian Allah, haram untuk disia-siakan dan wajib untuk dimanfaatkan bagi agama dan sesama manusia. Dengan jalan menginfaqkan dan mengeluarkan zakat. Bersyukur dengan pemberian rezeki dari Allah swt, tidak lain dengan memberikan sebagian harta itu kepada hamba Allah yang berhak menerimanya. Karena dalam harta setiap muslim terdapat hak orang-orang dhuafa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: