Tawakkal Kepada Allah

Rasulullah saw. bersabda : “Seandainya engkau bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakkal, niscaya Allah memberikan rizki kepadamu seperti Dia memberikan rizqi kepada seekor burung yang pergi  dalam keadaan perut kosong dan pulang dalam keadaan perut kenyang.”

Dalam sebuah riwayat disebutkan : “Cukuplah bagi kami Allah (sebagai penolong). Dan Dialah sebaik-baik pemelihara.” Ucapan Nabi Ibrahim ketika ia dilemparkan ke dalam kobaran api. Juga diucapkan oleh Nabi Muhammad saw. dan orang-orang yang beriman ketika diberitahukan kepada mereka : “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab :”Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.” (QS Ali Imran : 173)

Tawakkal kepada Allah adalah keyakinan hati bahwa semua urusan itu berada dalam genggaman Allah. Tidak ada yang dapat memberi bahaya, manfaat, memberi dan menahan sesuatu melainkan hanya Allah. Kemudian hati jadi tenang mengharap janji Allah dan jaminanNya. Sehingga kita tidak panik apalagi stress saat terjadi kesusahan dan kekurangan dan tidak pula merasa takut. Kita kembalikan semua urusan hanya kepada Allah.

Dengan adanya tawakkal, kita seharusnya mencari sebab-sebab keduniaan, namun kita harus menyandarkannya kepada Allah,  bukan kepada sebab-sebab itu. Tanda orang yang bertawakkal pada masalah keduniaan adalah saat kita memilikinya, kita tidak merasa senang (bangga). Dan ketika kehilangan, kita tidak merasa kecewa atau stress.

Haram bagi kita yang duduk-duduk saja dan tidak mau mencari penghidupan untuk keluarganya, padahal sebenarnya kita mampu dan juga masih membutuhkannya. Janganlah kita membiarkan diri dan keluarga hidup tersia-sia dan meminta-minta kepada orang lain. Rasulullah bersabda :”Cukuplah seseorang itu berdosa dengan menyia-nyiakan orang-orang yang berada di bawah tanggungannya”. Wallahu Alam.

One response to this post.

  1. Posted by Jabaal Nur Hakim on 1 Desember 2010 at 11:48

    Bismillahi tawakalna ‘alallah, la haula wa la quwata ila billah.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: