TOBAT

Para Ulama menyebutkan bahwa tobat dari segala dosa adalah satu keharusan. Jika kemaksiatan yang dilakukan tidak berkaitan dengan hak sesama manusia, maka ada 3 syarat yang harus dipenuhi :

1. Menghentikan kemaksiatan itu.

2. Menyesalinya.

3. Bertekad untuk tidak melakukan kemaksiatan itu lagi.

Namun jika kemaksiatan yang dilakukan berkaitan dengan hak sesama manusia, ada 4 syarat yang harus dipenuhi, yakni 3 syarat di atas, ditambah syarat keempat : membebaskan diri dari hak tersebut.

Artinya, jika hak itu berupa harta benda, ia harus mengembalikan kepada pemiliknya. Jika berupa qadzaf (menuduh orang lain berbuat zina), ia harus menyerahkan dirinya untuk dijatuhi hukuman atau meminta maaf kepada orang yang bersangkutan. Jika berupa ghibah (menggunjing orang lain), ia harus meminta maaf kepada orang tersebut.

Setiap orang harus bertobat dari segala dosa yang pernah diperbuat. Jika ia hanya bertobat dari sebagian dosanya, tobat tersebut diterima, namun ia masih mempunyai tanggungan dosa yang lain.

HADIST Ke 1 :

Al-Aghar bin Yasar Al-Muzani ra. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Hai manusia, bertobatlah kepada Allah dan mintalah ampunan kepadaNya. Sesungguhnya, aku bertobat seratus kali dalam sehari.” (HR Muslim)

Pelajaran-Pelajaran Hadist :

  1. Seorang mukmin hendaknya memperbanyak istighfar dan segera bertobat.
  2. Penyebutan bilangan yang ada pada hadist ini, tidak dimaksudkan untuk membatasi jumlah istighfar.

HADIST Ke 2 :

Abu Musa, Abdullah bin Qais Al Asy’ari ra. berkata bahwa Nabi saw. bersabda “Allah membentangkan tanganNya di malam hari agar orang yang berbuat keburukan di siang hari bertobat, dan membentangkan tanganNya di siang hari agar orang yang berbuat keburukan di malam hari bertobat. (Ini akan terus berlaku) hingga matahari terbit dari arah barat.” (HR Muslim)

Pelajaran-Pelajaran Hadist :

  1. Rahmat dan ampunan Allah kepada hambaNya berlaku sepanjang masa, meskipun masa yang satu lebih baik dari masa yang lain.
  2. Anjuran untuk segera bertobat ketika telah berbuat maksiat.
  3. Pintu tobat selalu terbuka hingga matahari terbit dari barat karena hal itu merupakan tanda kiamat.

HADIST Ke 3 :

Abu Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari arah barat, maka Allah akan menerima tobatnya.” (HR Muslim)

Pelajaran-Pelajaran Hadits :

  1. Allah menerima tobat hambaNya karena kebaikanNya.
  2. Di antara syarat diterimanya tobat seseorang adalah dilakukan sebelum matahari terbit dari arah barat. Allah berfirman, “….Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu ….” (Al An’am : 158). Adapun yang dimaksud pada ayat ini adalah saat terbitnya matahari dari arah barat.

2 responses to this post.

  1. Posted by Jabaal Nur Hakim on 17 November 2010 at 10:54

    Gimana dengan saya, tobat saya harus bagaimana?

    Balas

    • Kalau saya sih… saat ini lagi sering silaturahmi ke teman-teman lama untuk meminta maaf kalo-kalo dulu ada kesalahan.
      Lebaran tiap hari mas !!!

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: